Tips
MENYELENGGARAKAN
KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI
Oleh : Hotben Siahaan
Tak lama lagi
kita akan merayakan peringatan akan kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke surga. Sepengamatan
kami gereja sudah sering mengadakan pesta perayaan sedemikian ini dengan
kegiatan ibadah yang amat meriah. Ada yang membuat konser musik, drama ,
kebaktian di mpadang di pantai, dan juga Kebaktian Kebangunan Rohani. Tapi
dalam hal ini kita masih menjumpai kendala-kendala yang dihadapi panitia
penyelenggara. Karena itu kami menghadirkan tips bagaimana menyelenggarakan
Kebaktian Kebangunan Rohani pada even tertentu.
Kebaktian
Kebangunan Rohani (KKR) merupakan wadah pelayanan pekabaran Injil untuk mendemonstrasikan
kuasa Allah di tengah-tengah umat Tuhan dan masyakat umum. Dari ruang-ruang
yang kecil, sampai ruangan super hall atau stadium olah raga yang menampung
ratusan ribu, atau lapangan terbuka yang mampu menampung jutaan orang seperti
arena Carnaval Ancol Jakarta yang pernah digunakan Pastor Benny Hinn, merupakan
strategy yang sangat menguntungkan dalam pelaksanaan usaha memenangkan jiwa
bagi Tuhan.
Memang tidak
semua hamba Tuhan memiliki karunia sebagai pelayan pengkhotbah di KKR, tetapi
semua orang dapat dipakai Tuhan untuk menerima lawatan Allah secara dahsyat
seperti tertulis dalam Kisah Para Rasul 2:17-18.
“Akan terjadi
pada hari-hari terakhir-demikianlah firman Allah-bahwa Aku akan mencurahkan
Roh-Ku ke atas semua menusia; maka anakmu laki-laki dan perempuan akan
bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan, dan orang-orangmu
yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laku dan
perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.
“
I.
Tokoh utama
teladan para pelayan KKR dari Perjanjian Baru.
Tuhan Yesus
Kristus. Melayani di kota dan di desa (Matius 9:35),
mengadakan mujizat 5 roti 2 ikan (Matius 14:13-21), menyembuhkan berbagai
penyakit (Matius 15:29-31)
Murid-murid
Yesus. Petrus, berkhotbah di Yerusalem (KPR 2:14-41)
memenangkan 3000 jiwa., Filipus menginjil di Samaria (KPR 8:4-9), Paulus,
Barnabas dan teamnya di Antiokia (KPR 19:1-12)
II.
Tokoh KKR yang
telah memenangkan banyak jiwa-jiwa bagi Tuhan.
1. DR. John Sung,
penginjil dari Tiongkok yang telah menjungkirbalikkan kota Jakarta, Surabaya,
Semarang, Kalimantan, sehingga banyak orang-orang Tionghoa yang percaya kepada
Yesus.
2. DR. Billy
Graham, mendobrak modernisasi Amerika, Eropah, dan menjalar hingga Asia
termasuk Korea dan Indonesia dengan Injil Kristus.
3. Pdt. DR. David
Yonggi Cho dari Korea Selatan dengan jutaan jemaat yang dijarah dengan pola
gereja sel dan menjadi gereja terbesar di dunia saat ini, sekaligus menjadi
model bagi gereja-gereja di berbagai belahan dunia.
4. Rev. Reinhard
Bonnke, singa dari Jerman yang mencabik-cabik kebobrokan Afrika dengan Injil
Kristus.
Catatan :
Penghunjukan
nama-nama tersebut, hanya sebagai motivator kita dari hasil kerja keras
pelayanan mereka yang positif bagi kita, bukan jadi panutan !
III.
Ada 10 Tips
bagi seorang pelayan KKR.
1.
Punya roh doa, berpuasa, menyembah,
menggali dan merenungkan firman Tuhan.
2.
Melangkah bersama Tuhan.
3.
Peka akan aliran Roh Kudus.
4.
Beritakan Injil dengan murni, dengan
penyampaian yang jelas.
5.
Jangan menyinggung gereja atau
kelompok tertentu.
6.
Tinggikan Tuhan dalam khotbahmu
7.
Hargai dan hormati hamba Tuhan yang
lain.
8.
Perhatikan waktu, situasi dan
lingkungan.
9.
Biar kita makin kecil, Tuhan makin
besar.
10.
Delegasikan pelayan lain untuk masuk
pelayanan ini.
IV.
Membentuk team
KKR yang solid
A.
Menyampaikan visi, misi dan goal
setting
Visi : Menyampaikan gambaran yang besar dan
luar biasa untuk masa depan yang ingin dicapai bagi kepentingan bersama.
Misi :
Menunjukkan bagaimana cara terbaik untuk mencapai visi
Goal setting : Mendesign langkah-langkah yang
praktis dan terfokus untuk mencapai visi dan misi.
B.
Membagi personil
1.
Membentuk kepanaitiaan: ketua,
wakil, bendahara, sekretaris dan seksi-seksi.
2.
Team doa: Pendoa syafaat, konselor, dan perisai doa
pada tiga lokasi.
- Lapis pertama 4 orang di dekat pengkhotbah.
- Lapis ke dua 4 orang membaur dengan jemaat.
- Lapis ke tiga 4 orang berpencar.
3. Team Administrasi, recruitman.
4. Team musik: song leader, singer, musisi,
penari, OHP-LCD Projector, soundman, production.
5. Team penunjang: IT, lighting, kameraman,
dekorasi, keamanan.
V.
KKR, SEMINAR
& Promotion
Ada kalanya
dalam kegiatan KKR besar-besaran kita perlu memanfaatkan waktu, moment
semaksimal mungkin. Melibatkan banyak pihak karena kita menghadirkan pembicara
yang terkenal dan, punya pengaruh besar. Untuk memaksimalkan kehadirannya kita
perlu membuat kegiatan tambahan yang tidak kalah pentingnya dengan KKR itu. Ada
seminar, lokakarya, pameran bahkan pembukaan stand-stand penjualan buku, kaset,
VCD dan lainnya. Dan untuk mensukseskan acara ini kita bekerja sama dengan
pembicara seminar, penerbit dan perusahaan rekaman atau lembaga-lembaga yang
mau berpromosi pada masa KKR itu.
VI.
Bagaimana Benny
Hinn Membangun Team KKR- nya
Untuk membangun
team pelayanan yang solid, kita perlu belajar dari hamba-hamba Tuhan senior
yang telah berhasil melayani secara internasional, salah satunya Rev. Benny
Hinn...Belajar dari yang positifnya !
1. Membuat program sendiri tanpa
harus menunggu undangan.
2. Mengadakan KKR di gedung-gedung
besar atau stadion.
3. Membuat
laporan KKR, mujizat dan puji-pujian melalui bermacam-macam media seperti
televisi, radio, majalah, traktat.
4. Mengadakan altar call, mendoakan
orang-orang yang sakit
5. Menyatakan kuasa Tuhan
1. Rahasia keberhasilan Benny Hinn membangun
teamnya adalah :
1.
Mencari orang-orang yang diurapi
dalam pelayanan mereka sebagaimana Benny Hinn
diurapi Tuhan dalam pelayanan demikianlah calon pelayan yang boleh
masuk.
2.
Mempercayai mereka untuk menjalankan
tugas mereka sehingga Benny Hinn bebas dan terfokus pada pelayanan inti, jika
tidak get out !
2. Prinsip Benny Hinn membangun pelayanan dan
rumah tangganya adalah :
1.
Memulai pelayanan di rumah tangga
sendiri adalah tanggung jawab sebagai suami atau ayah..
2.
Menyatakan pelayanan seluas-luasnya
bagi dunia adalah tanggungjawab dari Tuhan kepada dunia.
3. Bagaimana Benny Hinn menata pelayanannya ?
1.
Pola ibadah KKR dan pengajaran.
2.
Memilih team musik yang bersemangat,
berapi-api dan komitmen.
3.
Melibatkan team penari dan paduan
suara, vokal latar.
4.
Membiayai dan merekam sendiri
produk-produk pelayanan di kantor.
5.
Merekam video dengan setting gereja,
panggung dan diiringi musik sebagai latar.
6.
Menerima surat-surat, kesaksian dan
dukungan misi melalui kotak pos (30.000 sehari)
7.
Pelayanan TV “This is Your Day “
dan “ Miracle Invasion”
4. Bagian-bagian pelayanan dalam team
Benny Hinn sbb :
Keuangan,
Musik, Pembangunan dan Artistik, Bagian Perkunjungan, Pengacara Kristen,
Akuntan Publik, Penata suara / Sound System, Hubungan Mitra-mitra Pelayanan,
Follow Up, Keamanan, Korespondensi, Agenda Jadwal Pribadi, Asisten Pribadi,
Penyemangat, Rekan-rekan Penginjil, dan Pengajar-pengajar.
Oleh: Hotben
Siahaan.