GerejaPentakosta 'PraiseValley' adalah gereja lokal dari synode GEREJA PENTAKOSTA. Pengakuan DEPAG RI SK No. 165 /1989 Tgl. 27 Juli 1989 Kantor Pusat di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Indonesia.

Jumat, 25 Februari 2011

DIRJEN BIMAS KRISTEN

Buka Synode ke-31 Gereja Pentakosta di Pematang Siantar




Senin, 28 Juli 2008

Pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai upaya agar masyarakat Indonesia

yang juga adalah umat beragama bisa keluar atau mampu bertahan di

tengah berbagai himpitan dan deraan kesulitan dan keprihatinan kehidupan. Namun bagaimana kemampuan dan

apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam menyelesaikan segala permasalahan yang

terjadi tanpa adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu agama pada hakikatnya dapat membangkitkan motivasi dan inspirasi umat untuk bekerja keras serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini. Kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini di antaranya tingginya harga kebutuhan hidup, bencana alam yang semuanya itu dapat menyengsarakan mesyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Hal itu dikatakan Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI Dr Jason Lase STh MSi pada acara Synode ke-31 Gereja Pentakosta di Pematang Siantar, Jumat (25/7) di Gereja Pentakosta Jalan Lingga Pematang Siantar. Hadir Ketua Gereja Pentakosta Indonesia, Dr Rev MH Siburian, Kabid Bimas Kristen Kanwil Departemen Agama Sumut Drs Blider Silaban STh, para Gembala Sidang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Lase, agama merupakan faktor sosial yang memiliki kekuatan pengubah luar biasa. Agama mampu memberikan motivasi kepada pemeluknya untuk bekerja secara maksimal, mengatur dan mengelola potensi yang dimiliki secara profesional, membangun rasa percaya diri, menumbuhkan iklim sosio psikologis yang siap menghadapi kompetisi secara sehat serta mengarahkan hidupnya pada kesejahteraan di dunia dan keselamatan di masa yang akan datang melalui kontekstual dan eksploitasi ajaran agama secara komprehensif.

Berbagai kekuatan potensial tersebut perlu diaktualisasikan dan dikembangkan dalam kerangka pembangunan nasional. Untuk itulah pada acara synode Gereja Pentakosta ini hendaknya dapat melakukan upaya yang konkrit dan terencana dalam menyelesaikan persoalan bersama sebagaimana yang terkandung dalam tema dan subtema sinode tersebut, ujar Lase.

Gubsu H Syamsul Arifin SH dalam sambutannya dibacakan Kadis Koperasi dan UKM Sumut Ir Joni Pasaribu menyebutkan tugas dan tanggungjawab Gereja Pentakosta ke depan akan semakin banyak dan kompleks yang harus dihadapi, karena itu kepada seluruh peserta synode diharapkan dapat mengambil keputusan yang arif dan bijaksana terlebih dahulu melalui musyawarah dan mufakat yang dilandasi dengan iman dan kasih Tuhan, sehingga rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan dapat tetap terpelihara dengan baik.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan synode ini adalah kesinambungan gereja Pentakosta ke depan, sehingga diharapkan agar dapat melahirkan gagasan-gagasan baru dan inovatif untuk lebih memajukan peran serta Gereja Pentakosta dalam pembinaan jemaat yang bersinergi dengan kebutuhan dan tantangan yang akan dihadapi dalam proses pembangunan keagamaan ke depan, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gereja Pentakosta Pdt Ev SH Siburian STh mengatakan bahwa berbagai upaya untuk mensukseskan sinode ini dengan melakukan audiensi kepada beberapa pejabat instansi terkait di Pematang Siantar. Synode ini diikuti lebih kurang 800 orang Gembala Sidang yang tersebar di 51 resort di 12 propinsi di Indonesia.

Seperti harapan dari Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI baru-baru ini ketika menerima audensi Panitia Sinode, semua pimpinan gereja agar tetap mengutamakan karakter. Siapapun kelak terpilih menjadi pimpinan di Gereja Pentakosta ini haruslah pemimpin yang mempunyai karakter seperti apa yang diharapkan oleh Tuhan Jesus Kristus yakni lebih mengutamakan kasih, ujar Siburian.

Untuk memeriahkan acara sinode Gereja Pentakosta dilaksanakan juga lucky draw bagi seluruh peserta sinode, tetapi sebelumnya Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI Jason Lase memukul palu tanda dibukanya Sinode ke-31 Gereja Pantakosta dan sinode ini akan berakhir sampai Minggu (27/72008).

Sumber: http://hariansib.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar